5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:32 WIB
Feri menambahkan, "Masak orang ngurus koperasi disuruh latihan militer, jadi pasti ada yang menjadi korban. Ini kelalaian negaralah," pungkasnya.

Diketahui, korban meninggal dunia saat Latsarmil Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)/Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026 menjadi lima orang.

Kelima peserta SPPI yang meninggal dunia tersebut yakni Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.

Porsi Latihan Terukur



Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan porsi latihan SPPI dalam Latsarmil telah terukur. Kemhan menyebut bahwa Latsarmil memang hanya ditujukan untuk melatih kedisiplinan hingga etos kerja, bukan menjadi militer.

"Jadi untuk porsi latihan dari saudara-saudara kita yang tergabung dalam SPPI ini, ini semuanya sudah terukur. Artinya terukur adalah awal kita memang ini bukan untuk menjadi militer, tetapi adik-adik ini disiapkan untuk memiliki disiplin, integritas, dan juga etos kerja," ujar Kepala Pusat Komponen Cadangan (Kapus Komcad) Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, Sabtu (27/6/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!