Pilkada Membahayakan, Guru Besar UIN Azyumardi Azra Pilih Golput
Selasa, 22 September 2020 - 09:03 WIB
Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Profesor Doktor Azyumardi Azra. Foto/Instagram Azyumardi
JAKARTA - Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Profesor Doktor Azyumardi Azra secara terang-terangan menyatakan tidak akan menyalurkan hak pilihnya alias golput pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) , Desember mendatang.
Keputusan itu diambil sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terkiat banyaknya korban meninggal akibat pandemi virus Corona (Covid-19) yang hingga kini kasusnya terus meningkat.
Menurut cendekiawan muslim ini, Pilkada yang digelar saat pandemi Covid-19 akan membahayakan pemilih.
"Saya golput Pilkada 9 Des 2020 sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang wafat disebabkan wabah korona atau terinfeksi Covid-19. Pilkada di masa pandemi yg terus meningkat sekarang tanpa ada tanda pelandaian juga sangat membahayakan kesehatan pemilih...." kata Azyumardi melalui akun Twitternya, @Prof_Azyumardi, Senin 21 September 2020.(Baca juga: Perludem Beberkan Sejumlah Dampak Bila Pilkada 2020 Ditunda )
Keputusan itu diambil sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terkiat banyaknya korban meninggal akibat pandemi virus Corona (Covid-19) yang hingga kini kasusnya terus meningkat.
Menurut cendekiawan muslim ini, Pilkada yang digelar saat pandemi Covid-19 akan membahayakan pemilih.
"Saya golput Pilkada 9 Des 2020 sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang wafat disebabkan wabah korona atau terinfeksi Covid-19. Pilkada di masa pandemi yg terus meningkat sekarang tanpa ada tanda pelandaian juga sangat membahayakan kesehatan pemilih...." kata Azyumardi melalui akun Twitternya, @Prof_Azyumardi, Senin 21 September 2020.(Baca juga: Perludem Beberkan Sejumlah Dampak Bila Pilkada 2020 Ditunda )
Lihat Juga :