Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB
“Dan PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif. Dua tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia, diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta FAO memberi warning,” kata Prabowo.
“Dan saudara-saudara, alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain saudara-saudara sekalian,” paparnya.
Baca juga: Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Pada kesempatan itu, Prabowo mengatakan bahwa banyak pemimpin negara salah satunya Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese yang meminta bantuan agar Indonesia mau menjual pupuknya.
“Saya ditelepon Perdana Menteri Australia, beliau terima kasih Indonesia punya surplus pupuk dan mereka minta apakah boleh kita jual ke mereka? Saya bilang jual, kirim ke mereka! Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita,” ujarnya.
“Dan saudara-saudara, alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain saudara-saudara sekalian,” paparnya.
Baca juga: Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Pada kesempatan itu, Prabowo mengatakan bahwa banyak pemimpin negara salah satunya Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese yang meminta bantuan agar Indonesia mau menjual pupuknya.
“Saya ditelepon Perdana Menteri Australia, beliau terima kasih Indonesia punya surplus pupuk dan mereka minta apakah boleh kita jual ke mereka? Saya bilang jual, kirim ke mereka! Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita,” ujarnya.
Lihat Juga :