Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:07 WIB
Menurut Slamet, idealnya rasio dokter dibanding jumlah penduduk adalah 1:3.000. "Kalau 1 berbanding 3.000, satu dokter sehari meriksa sekitar 20 sampai 30 pasien. Tapi, kalau 1 berbanding 1.000, sehari meriksa 4 pasien. Delapan jam dibagi 4, berarti satu pasien 2 jam," jelasnya.

Sebelumnya, Slamet menyebut bahwa organisasi kesehatan dunia (WHO) melakukan pemetaan. Di negara maju, 1.000 populasi ada 1 dokter. Dia menegaskan, itu bukan standar WHO, hanya pemetaan (mapping).

Di Indonesia, saat ini 1 dokter berbanding 1.300 penduduk. Dirinya tidak tahu bagaimana Kementerian Kesehatan menghitung kebutuhan dokter di Indonesia, sehingga beberapa waktu lalu Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia kekurangan 150 ribu atau 300 ribu dokter. "Dalam waktu dekat IDI akan memberi masukan kepada Presiden bahwa hitungan itu perlu diperbaiki."

Slamet menjelaskan, jika menggunakan rasio 1:1.000, angka kesakitan per 1.000 penduduk itu hanya 10 persen. Jadi, kalau satu desa ada 1.000 penduduk, per bulan yang sakit sekitar 100 orang. Berarti, kalau dibagi 25 hari, satu hari seorang dokter memeriksa empat pasien.

"Apa iya satu dokter cuma meriksa empat pasien sehari? Tidak mungkin."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!