Desakan Reformasi Polri, Dofiri: Aspek Kultural Kepolisian Paling Disorot Masyarakat
Rabu, 06 Mei 2026 - 17:33 WIB
Menurut Dofiri, dari tiga sorotan tersebut yang paling banyak mendapatkan keluhan masyarakat yakni kultural internal Polri. "Nah, yang kita pahami dari ketiga aspek tadi struktural, instrumental, dan kultural, itu yang paling disorot terkait masalah kultural. Apa itu? Perilaku atau budaya yang kemudian ditenggarai banyak bermunculan yang kemudian menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat pada Polri, karena apa, ulah oknum anggota Polri yang tadi perilakunya kurang bagus," ungkapnya.
Kemudian, aspek kedua yakni manajerial. Hal ini pembahasannya lebih luas lagi yang berkaitan dengan aspek manajemen. Pertama soal tata kelola, kepemimpinan, dan pengawasan.
"Nah, yang keempat ditambahi lagi era sekarang itu transparansi ditopang digital, makanya yang keempat ditambahkan yaitu transformasi digital," kata mantan Wakapolri itu.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian itu menambahkan yang menjadi titik acuan dalam rekomendasi tersebut adalah kelembagaan dan manajerial internal Polri.
Kemudian, aspek kedua yakni manajerial. Hal ini pembahasannya lebih luas lagi yang berkaitan dengan aspek manajemen. Pertama soal tata kelola, kepemimpinan, dan pengawasan.
"Nah, yang keempat ditambahi lagi era sekarang itu transparansi ditopang digital, makanya yang keempat ditambahkan yaitu transformasi digital," kata mantan Wakapolri itu.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian itu menambahkan yang menjadi titik acuan dalam rekomendasi tersebut adalah kelembagaan dan manajerial internal Polri.
(jon)
Lihat Juga :