Prabowo Ingatkan Ancaman AI: Hati-hati, Digunakan untuk Memecah Belah

Rabu, 29 April 2026 - 16:22 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan potensi ancaman Artificial Intelligent (AI), terutama digunakan untuk memecah belah dan menghasut bangsa. Hal tersebut disampaikan Prabowo di SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4/2026). Foto: Setpres
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan potensi ancaman Artificial Intelligent (AI), terutama digunakan untuk memecah belah dan menghasut bangsa. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai meninjau langsung pelaksanaan renovasi fasilitas pendidikan di SMAN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Prabowo menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam mendorong kebangkitan bangsa Indonesia. Di hadapan para siswa dan guru, dia menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang dinilai memiliki potensi kekayaan luar biasa.



Baca juga: Menkomdigi Meutya Hafid Wakili Presiden Prabowo di AI Action Summit Paris

Dia menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Jadi anak-anakku, para guru, pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa Indonesia. Dan percaya sama saya, saya sudah lihat semua data, saya sudah melihat angka, negara kita sungguh-sungguh sangat kaya. Sungguh sangat kaya. Tidak hanya sebagai slogan, tapi nyata. Saya perkirakan 3, 4, 5 tahun lagi kita akan bangkit luar biasa,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!