Utut Adianto Sebut Diplomasi Prabowo Cerminkan Strategi Mendayung di Antara Dua Karang

Selasa, 21 April 2026 - 21:47 WIB
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, negara-negara anggota BRICS memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga membuka peluang signifikan bagi produk Indonesia untuk menembus pasar global.

Di sisi lain, Utut menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan tidak akan terjebak dalam aliansi militer tertentu. Menurut dia, DPR RI juga terus mengingatkan agar pemerintah tidak membawa Indonesia masuk ke dalam blok militer mana pun.

Baca Juga: Dikritik Sering ke Luar Negeri, Prabowo: Untuk Amankan Minyak, Gue Harus ke Mana-mana

"Saya rasa pasti tidak, karena kita di Senayan juga bagian dari yang selalu menekankan bahwa kita tidak boleh masuk ke aliansi militer. Jadi bahwa kita tetap bebas aktif," tutur Utut.

Dia mengakui, posisi Indonesia yang menjalin hubungan dengan berbagai kekuatan global memang menimbulkan kekhawatiran dari sejumlah pihak. Namun, hal tersebut dinilai sebagai konsekuensi dari strategi diplomasi yang fleksibel.

"Kalau ada kekhawatiran pasti, sampai seberapa jago atau sampai seberapa fleksibel kita masih bisa di antara dua karang itu," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!