Restorasi Bakau Penting untuk Pemulihan Lingkungan Pesisir
Minggu, 05 April 2026 - 08:22 WIB
Restorasi ekosistem mangrove dianggap penting untuk pemulihan lingkungan pesisir. Indonesia memiliki sekitar 3,36 juta hektare hutan bakau, terluas di dunia. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Restorasi ekosistem mangrove dianggap penting untuk pemulihan lingkungan pesisir. Perusahaan jasa pertambangan nasional PT Andalan Artha Primanusa (ANDALAN) mengumumkan komitmen restorasi ekosistem mangrove selama lima tahun ke depan melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi iklim berbasis di Indonesia Jejakin.
Inisiatif tersebut diyakini menjadi langkah konkret ANDALAN dalam memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pemulihan lingkungan pesisir. Indonesia memiliki sekitar 3,36 juta hektare hutan bakau, terluas di dunia.
Baca juga: 215.200 Tanaman Mangrove Ditanam di 9 Lokasi Pesisir
Namun, kehilangan rata-rata puluhan ribu hektare setiap tahunnya akibat konversi lahan dan abrasi. Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor sumber daya alam, ANDALAN memandang restorasi bakau bukan sekadar inisiatif CSR, melainkan bagian integral dari tanggung jawab operasional perusahaan.
Inisiatif tersebut diyakini menjadi langkah konkret ANDALAN dalam memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pemulihan lingkungan pesisir. Indonesia memiliki sekitar 3,36 juta hektare hutan bakau, terluas di dunia.
Baca juga: 215.200 Tanaman Mangrove Ditanam di 9 Lokasi Pesisir
Namun, kehilangan rata-rata puluhan ribu hektare setiap tahunnya akibat konversi lahan dan abrasi. Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor sumber daya alam, ANDALAN memandang restorasi bakau bukan sekadar inisiatif CSR, melainkan bagian integral dari tanggung jawab operasional perusahaan.
Lihat Juga :