Hari Studi Ramadan 2026: Mempertemukan Sivitas Akademika Tunisia dan Mahasiswa Indonesia
Rabu, 04 Maret 2026 - 13:02 WIB
Berbagai sesi kajian menghadirkan pembahasan seputar fiqh, sirah, serta hadis, yang menegaskan kembali pentingnya menjadikan Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dan dilanjut dengan penampilan hadroh diaspora Indonesia yang memukau dan menambah semangat spiritual dengan lantunan qasidah-qasidahnya yang merdu.
Memasuki waktu sore, rangkaian kegiatan berlanjut dengan persiapan berbuka puasa bersama. Azan Maghrib dikumandangkan, dilanjutkan dengan salat berjamaah dan ifthar kolektif atau berbuka bersama yang mempertemukan mahasiswa, dosen, serta diaspora Indonesia di Tunisia dalam satu majelis kebersamaan.
Hari Studi Ramadan ini pun menjadi simbol harmonisasi antara ilmu dan amal, antara spiritualitas personal dan tanggung jawab sosial. Di tengah dinamika global, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa Ramadhan mampu menjadi ruang pembentukan individu yang lebih baik sekaligus penguat solidaritas sosial lintas bangsa.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat Ramadhan tidak berhenti pada seremoni, melainkan bertransformasi menjadi energi kolektif untuk membangun peradaban yang berlandaskan ilmu, iman, dan persaudaraan, khususnya dalam memperkokoh hubungan erat antara Indonesia dan Tunisia yang telah terjalin sebagai dua bangsa sahabat.
Memasuki waktu sore, rangkaian kegiatan berlanjut dengan persiapan berbuka puasa bersama. Azan Maghrib dikumandangkan, dilanjutkan dengan salat berjamaah dan ifthar kolektif atau berbuka bersama yang mempertemukan mahasiswa, dosen, serta diaspora Indonesia di Tunisia dalam satu majelis kebersamaan.
Hari Studi Ramadan ini pun menjadi simbol harmonisasi antara ilmu dan amal, antara spiritualitas personal dan tanggung jawab sosial. Di tengah dinamika global, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa Ramadhan mampu menjadi ruang pembentukan individu yang lebih baik sekaligus penguat solidaritas sosial lintas bangsa.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat Ramadhan tidak berhenti pada seremoni, melainkan bertransformasi menjadi energi kolektif untuk membangun peradaban yang berlandaskan ilmu, iman, dan persaudaraan, khususnya dalam memperkokoh hubungan erat antara Indonesia dan Tunisia yang telah terjalin sebagai dua bangsa sahabat.
(nnz)
Lihat Juga :