Satu Tahun Agustina-Iswar Memimpin: Semarang Sehat, Warganya Kuat dan Terlindungi
Senin, 23 Februari 2026 - 22:05 WIB
Di tingkat posyandu, sebanyak 60.794 balita aktif dipantau kesehatannya. Semua ini tak lepas dari peran 15.741 kader yang tersebar di 1.643 posyandu di 177 kelurahan. Merekalah ujung tombak yang setiap hari bersentuhan langsung dengan ibu dan anak.
"Saya berterima kasih kepada para kader Posyandu. Mereka adalah pahlawan kesehatan di lingkungan masing-masing. Tanpa mereka, program-program ini tidak akan sampai ke ibu dan anak," kata Agustina.
Puskesmas dan Pustu: Pintu Layanan Kesehatan Makin Dekat
Pemerintah kota juga membenahi infrastruktur kesehatan agar warga makin mudah mengakses layanan. Sepanjang 2025, sebanyak 4 unit Puskesmas dibangun atau direhabilitasi, yaitu:
· Puskesmas Tlogosari Kulon
· Puskesmas Kebokatan Tahap 2
· Puskesmas Pegandan Tahap 2
· Puskesmas Genuk Tahap 2
Selain itu, 3 unit Puskesmas Pembantu (Pustu) juga dibangun dan diperbaiki, yakni Pustu Ratu Ratih dan Pustu Beringin. Dengan adanya pustu, warga di wilayah yang jauh dari puskesmas tetap bisa mendapat layanan kesehatan dasar.
"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena jarak. Dengan membangun puskesmas dan pustu di berbagai titik, kami mendekatkan layanan kepada masyarakat," tegas Agustina.
Rumah Inspirasi: Tempat Warga Belajar dan Berdaya
Kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga mental dan sosial. Lewat program Rumah Inspirasi, pemerintah kota menyediakan ruang bagi warga untuk berkumpul, belajar, dan mendapatkan pendampingan sosial.
Hingga 2025, sudah 7 Rumah Inspirasi yang dibangun di berbagai kecamatan, yaitu:
1. Kecamatan Mijen
2. Kecamatan Tembalang
3. Kecamatan Semarang Barat
4. Kecamatan Semarang Tengah
5. Kecamatan Genuk
6. Kecamatan Gayamsari
7. Kecamatan Gunungpati
Rumah Inspirasi ini akan menjadi pusat kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pendampingan keluarga. Pemerintah juga menyusun Rancangan Peraturan Wali Kota (Raperwal) tentang pembentukan Rumah Inspirasi serta menyiapkan sistem aplikasi SIDAKSOS untuk memudahkan pendataan dan pelayanan.
"Rumah Inspirasi bukan sekadar bangunan. Ini adalah ruang harapan bagi warga yang membutuhkan pendampingan. Di sini mereka bisa belajar, berkumpul, dan mendapatkan motivasi untuk bangkit," jelas Wali Kota.
Target 2026: Makin Banyak Warga Tersentuh Layanan
Memasuki tahun ke dua, pemerintah kota tak berpuas diri. Berbagai target telah disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dan sosial:
"Saya berterima kasih kepada para kader Posyandu. Mereka adalah pahlawan kesehatan di lingkungan masing-masing. Tanpa mereka, program-program ini tidak akan sampai ke ibu dan anak," kata Agustina.
Puskesmas dan Pustu: Pintu Layanan Kesehatan Makin Dekat
Pemerintah kota juga membenahi infrastruktur kesehatan agar warga makin mudah mengakses layanan. Sepanjang 2025, sebanyak 4 unit Puskesmas dibangun atau direhabilitasi, yaitu:
· Puskesmas Tlogosari Kulon
· Puskesmas Kebokatan Tahap 2
· Puskesmas Pegandan Tahap 2
· Puskesmas Genuk Tahap 2
Selain itu, 3 unit Puskesmas Pembantu (Pustu) juga dibangun dan diperbaiki, yakni Pustu Ratu Ratih dan Pustu Beringin. Dengan adanya pustu, warga di wilayah yang jauh dari puskesmas tetap bisa mendapat layanan kesehatan dasar.
"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena jarak. Dengan membangun puskesmas dan pustu di berbagai titik, kami mendekatkan layanan kepada masyarakat," tegas Agustina.
Rumah Inspirasi: Tempat Warga Belajar dan Berdaya
Kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga mental dan sosial. Lewat program Rumah Inspirasi, pemerintah kota menyediakan ruang bagi warga untuk berkumpul, belajar, dan mendapatkan pendampingan sosial.
Hingga 2025, sudah 7 Rumah Inspirasi yang dibangun di berbagai kecamatan, yaitu:
1. Kecamatan Mijen
2. Kecamatan Tembalang
3. Kecamatan Semarang Barat
4. Kecamatan Semarang Tengah
5. Kecamatan Genuk
6. Kecamatan Gayamsari
7. Kecamatan Gunungpati
Rumah Inspirasi ini akan menjadi pusat kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pendampingan keluarga. Pemerintah juga menyusun Rancangan Peraturan Wali Kota (Raperwal) tentang pembentukan Rumah Inspirasi serta menyiapkan sistem aplikasi SIDAKSOS untuk memudahkan pendataan dan pelayanan.
"Rumah Inspirasi bukan sekadar bangunan. Ini adalah ruang harapan bagi warga yang membutuhkan pendampingan. Di sini mereka bisa belajar, berkumpul, dan mendapatkan motivasi untuk bangkit," jelas Wali Kota.
Target 2026: Makin Banyak Warga Tersentuh Layanan
Memasuki tahun ke dua, pemerintah kota tak berpuas diri. Berbagai target telah disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dan sosial:
Lihat Juga :