Kejagung Dianggap Cerdik dalam Strategi Pemberantasan Korupsi

Senin, 16 Februari 2026 - 18:28 WIB
“Negara itu sedang perlu uang banyak, sehingga aset-aset yang dirampok (koruptor) harus cepat bisa dirampas disita oleh negara. Saya kira itu poin tertinggi dalam pemberantasan korupsi saat ini,” katanya.

Hibnu mengatakan, dalam situasi transisi dimana ekonomi sulit, dan hal lain yang belum ideal maka hal yang dilakukan Presiden Prabowo adalah meletakkan penegakkan hukum yang kuat. “Ini menunjukkan negara masih bisa mengayomi, melindungi masyarakat,” jelasnya.

Dalam konteks ini, kata Hibnu, aparat penegak hukum bekerja keras. Jika tidak maka negara tidak aman. “Aparat penegak hukum menjaga kamtibmas, maupun pemberantasan korupsi untuk menjaga eksistensi negara. Di sinilah negara hadir dalam menjaga kemakmuran rakyat,” imbuhnya.

Dalam situasi mencari pekerjaan sulit, harga mahal, bencana alam, dan sebagainya, kata Hibnu, Presiden Prabowo dengan mengandalkan penegakkan hukum yang baik, untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah. Terutama dalam kinerja pemberantasan korupsi oleh Kejagung.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!