Kapuspen TNI: Perang Bergeser ke Ruang Digital untuk Pengaruhi Opini Publik
Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:39 WIB
Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menilai perkembangan teknologi telah menggeser pola peperangan modern dari medan tempur fisik ke ruang informasi, digital, hingga kognitif. Foto/SindoNews
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menilai perkembangan teknologi telah menggeser pola peperangan modern dari medan tempur fisik ke ruang informasi, digital, hingga kognitif. Kondisi tersebut membuat perang media dan perang informasi menjadi tantangan utama yang dihadapi institusi pertahanan saat ini.
Hal itu sebab perang informasi dan media ini kerap dimanfaatkan untuk memengaruhi opini publik hingga legitimasi institusi. "Perkembangan teknologi telah menggeser pola peperangan ke ruang informasi, digital, dan kognitif, di mana perang media dan perang informasi dimanfaatkan untuk mempengaruhi opini publik, persepsi, dan legitimasi institusi," ujar Nasrullah saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun Anggaran 2026, Sabtu (14/2/2026).
Oleh karenanya, Aulia meminta jajaran TNI untuk memperkuat kapasitasnya dengan mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Aulia berharap langkah ini juga bisa menjaga kredibilitas institusi dan memperkokoh kepercayaan masyarakat.
Baca juga: Prabowo Ungkap Hampir Semua Kepala Negara Risau Perang Dunia III Pecah
Hal itu sebab perang informasi dan media ini kerap dimanfaatkan untuk memengaruhi opini publik hingga legitimasi institusi. "Perkembangan teknologi telah menggeser pola peperangan ke ruang informasi, digital, dan kognitif, di mana perang media dan perang informasi dimanfaatkan untuk mempengaruhi opini publik, persepsi, dan legitimasi institusi," ujar Nasrullah saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun Anggaran 2026, Sabtu (14/2/2026).
Oleh karenanya, Aulia meminta jajaran TNI untuk memperkuat kapasitasnya dengan mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Aulia berharap langkah ini juga bisa menjaga kredibilitas institusi dan memperkokoh kepercayaan masyarakat.
Baca juga: Prabowo Ungkap Hampir Semua Kepala Negara Risau Perang Dunia III Pecah
Lihat Juga :