BP Jamsostek: Sudah 9 Juta Peserta Terima Bantuan Subsidi Upah Rp600.000

Kamis, 17 September 2020 - 15:23 WIB
Adapun 14,3 juta yang tervalidasi oleh bank, selanjutnya diverifikasi dengan mengikuti ketentuan Permenaker. Dari hasil itu, tercatat sebanyak 12,5 juta yang sudah valid, sedangkan 1,6 juta yang tidak valid dan tidak diproses selanjutnya karena tidak sesuai dengan kriteria aturan yang berlaku. Validasi terhadap 12,5 juta nomor rekening dilakukan lagi. Proses itu untuk memastikan nomor rekening adalah tunggal dari satu peserta yang akan mendapatkan transfer bantuan subsidi. “Dari validasi tersebut, akhirnya kita mendapatkan 11,7 juta. Inilah yang sudah valid dan sudah siap untuk ditransfer dananya. Ada 779.000 yang tidak valid dan kita kembalikan lagi ke perusahaan untuk diperbaiki,” terangnya. (Baca juga: SMS Notifikasi Gaji Tambahan dari BPJSTK Bukan Hoax, Segera Konfirmasi)

Sementara itu, terkait 1,6 juta peserta yang tidak valid dan tidak bisa diteruskan, Agus menyatakan data tersebut tidak sesuai dengan kriteria Permenaker. Sebanyak 62% di antaranya memiliki upah di atas Rp5 juta per bulan. Adapun 38% lainnya didasarkan karena kepesertaan di atas Juni 2020. ”Sebagian dari perusahaan mengirimkan nama-nama karyawannya mungkin kesulitan memilah mana karyawan yang upahnya di bawah Rp5 juta, mana yang lebih. Termasuk memilah karyawan yang baru masuk dan didaftarkan sehingga akhirnya dikirimkan semuanya dan terseleksi oleh sistem di BP Jamsostek,” jelasnya.

Para penerima bantuan nantinya mendapatkan notifikasi BSU berupa link melalui pesan singkat (SMS). Pesan itu dikirimkan kepada tenaga kerja yang dinonaktifkan setelah 30 Juni 2020, tidak mengikuti program Prakerja, serta tenaga kerja dengan NIK valid dan nomor ponsel yang aktif. Hingga saat ini, sudah 398.126 SMS yang terkirim. Sebanyak 130.956 SMS atau 32% di antaranya telah terkonfirmasi oleh penerima manfaat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!