Menag Tegaskan Pembangunan Gedung MUI Tidak Terkait Board of Peace
Kamis, 12 Februari 2026 - 14:02 WIB
"MUI sudah sangat bagus posisi sosialnya dengan pemerintah ini. Kita harapkan menikmati keakraban antara ulama-umara adalah rakyat Indonesia," ungkapnya.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menjelaskan, Presiden Prabowo ingin melihat dana-dana umat yang belum terolah dengan baik secara profesional diberikan tempat secara profesional. Menag menegaskan gedung yang rencananya dibangun 40 lantai itu bukan sepenuhnya untuk MUI, tetapi LPDU. Sementara, MUI juga akan dicarikan gedung tersendiri.
Dia mengatakan, kemandirian umat ditentukan oleh kemandirian pemimpinnya. "Bagaimana mandiri seorang pemimpin kalau sekretariatnya saja belum punya. Maka dari itu, sejak awal saya nggak bisa tidur kalau MUI nggak punya tempat," tegasnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengaku merasa malu dirinya menjadi Menteri Agama tetapi tidak bisa menghadirkan tempat yang layak bagi MUI sebagai pemimpin umat terbesar di dunia.
"Tanpa hendak membandingkan, KWI (Konferensi Waligereja) di Menteng 9 lantai. Kita, haduh, tempat parkirnya (saja) susah sekali. Maaf, tidak layak bagi pemimpin umat terbesar dunia," tegasnya.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menjelaskan, Presiden Prabowo ingin melihat dana-dana umat yang belum terolah dengan baik secara profesional diberikan tempat secara profesional. Menag menegaskan gedung yang rencananya dibangun 40 lantai itu bukan sepenuhnya untuk MUI, tetapi LPDU. Sementara, MUI juga akan dicarikan gedung tersendiri.
Dia mengatakan, kemandirian umat ditentukan oleh kemandirian pemimpinnya. "Bagaimana mandiri seorang pemimpin kalau sekretariatnya saja belum punya. Maka dari itu, sejak awal saya nggak bisa tidur kalau MUI nggak punya tempat," tegasnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengaku merasa malu dirinya menjadi Menteri Agama tetapi tidak bisa menghadirkan tempat yang layak bagi MUI sebagai pemimpin umat terbesar di dunia.
"Tanpa hendak membandingkan, KWI (Konferensi Waligereja) di Menteng 9 lantai. Kita, haduh, tempat parkirnya (saja) susah sekali. Maaf, tidak layak bagi pemimpin umat terbesar dunia," tegasnya.
Lihat Juga :