Indonesia Kirim Pasukan ke Gaza, DPR: Kehati-hatian Harus Jadi Prinsip Utama

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:13 WIB
"Tujuan utama kita adalah perdamaian. Kehadiran TNI harus menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan kekerasan dan melindungi masyarakat sipil di Gaza," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan pemerintah Indonesia berencana akan mengirimkan kurang lebih 8 ribu personel TNI menjadi pasukan perdamaian di Gaza, Palestina.

"Belum, sedang dibicarakan, tapi ada kemungkinan kita akan kurang lebih di angka 8 ribu," kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Prasetyo mengatakan bahwa saat ini masih bersifat penyiapan pasukan jika sewaktu-waktu dicapai kesepakatan untuk dilakukan pengiriman pasukan. Dirinya juga memastikan belum ada titik di mana pasukan perdamaian akan ditempatkan. "Belum. Kita baru mempersiapkan diri waktu-waktu sudah dicapai kesepakatan. Dan kita harus mengirim pasukan perdamaian sebagai sebuah komitmen Itu akan kita lakukan," ujarnya.

Prasetyo menegaskan komitmen Indonesia yang akan terus membantu perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan. "Yang kedua, bagaimana kita melakukan upaya untuk bisa membantu masyarakat di Gaza, makanya kemudian kita, Indonesia beserta dengan tujuh negara muslim yang lain, memutuskan untuk bergabung di Board of Peace tersebut setidaknya kita berharap akan mengurangi mengurangi eskalasi konflik yang ada di Gaza," tandasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!