Dukung Tiket Satu Harga Lebaran 2026, Gapasdap Minta Pemerintah Lakukan Hal Ini

Jum'at, 06 Februari 2026 - 17:42 WIB
“Oleh karena itu, kami berharap anggaran Kementerian Perhubungan dapat digunakan untuk mengompensasi biaya-biaya pelabuhan serta memberikan insentif atau subsidi kepada operator pelayaran, sebagai pengganti tidak diberlakukannya tarif batas atas selama Angkutan Lebaran,” jelas Khoiri.

Gapasdap juga mendorong agar selama penerapan tiket satu harga, biaya sandar dan jasa kepelabuhanan kapal di dermaga eksekutif/express diberlakukan setara dengan dermaga reguler, guna menjaga kesetaraan perlakuan biaya antar operator.

Dari sisi pengaturan operasional, Gapasdap mengusulkan agar Pelabuhan Merak dan Bakauheni difungsikan sebagai pelabuhan penyeberangan utama selama Angkutan Lebaran, mengingat kesiapan infrastruktur dan keberadaan 7 pasang dermaga yang kompatibel dengan kapal Ro-Ro; Pelabuhan BBJ dan Ciwandan difungsikan sebagai pelabuhan penunjang untuk pemerataan arus kendaraan dan pencegahan kemacetan.

Sebagai penguatan manajemen lalu lintas penyeberangan, Gapasdap juga mengusulkan pembentukan Tim Pengaturan Kendaraan Barang di lapangan yang diberi kewenangan pengambilan keputusan cepat berdasarkan kondisi kepadatan pelabuhan secara real time, agar arus logistik tetap terkendali tanpa mengganggu pemudik.

“Dengan sinergi kebijakan, dukungan anggaran yang adil, dan pengaturan operasional yang tepat, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat, tanpa mengorbankan keberlanjutan industri penyeberangan,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!