Dukung Tiket Satu Harga Lebaran 2026, Gapasdap Minta Pemerintah Lakukan Hal Ini

Jum'at, 06 Februari 2026 - 17:42 WIB
loading...
Dukung Tiket Satu Harga...
Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menegaskan mendukung kebijakan satu harga Lebaran 2026. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan ( Gapasdap ) mendukung kebijakan pemerintah terkait penerapan tiket satu harga pada penyeberangan Merak–Bakauheni selama Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini untuk memberikan keringanan bagi masyarakat.

Kebijakan penerapan tiket satu harga ini tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tertanggal 4 Februari 2026, yang mengatur penutupan penjualan tiket layanan eksekutif dan pengalihan ke layanan reguler dengan satu harga pada periode tertentu arus mudik dan arus balik Lebaran .

Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menegaskan mendukung kebijakan ini sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan kelancaran pelayanan, pemerataan distribusi pengguna jasa, serta pengendalian kepadatan pelabuhan pada masa puncak Lebaran.

Baca juga: Gapasdap: Kemacetan di Merak–Bakauheni saat Nataru Akibat Keterbatasan Dermaga

“Kebijakan tiket satu harga ini pada prinsipnya bertujuan baik, yaitu memberikan kemudahan dan keringanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat arus penumpang dan kendaraan. Gapasdap mendukung kebijakan tersebut demi kepentingan nasional,” ujar Khoiri, Jumat (6/2/2026).

Namun demikian, Khoiri menilai penting adanya kehadiran negara secara proporsional untuk menjaga keberlanjutan usaha operator penyeberangan, karena kebijakan tiket satu harga diterapkan di saat peak season, ketika moda transportasi lain justru diperbolehkan menaikkan tarif hingga batas atas.

Lihat video: Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak


Selain itu, dalam praktik Angkutan Lebaran, khususnya di lintas Merak–Bakauheni, banyak kapal beroperasi dengan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di Pelabuhan Bakauheni, sehingga operator hanya memperoleh pendapatan satu arah, perjalanan balik dilakukan tanpa muatan, sementara seluruh biaya operasional seperti BBM, awak kapal, perawatan, serta biaya sandar dan jasa kepelabuhanan tetap harus dikeluarkan penuh.

“Oleh karena itu, kami berharap anggaran Kementerian Perhubungan dapat digunakan untuk mengompensasi biaya-biaya pelabuhan serta memberikan insentif atau subsidi kepada operator pelayaran, sebagai pengganti tidak diberlakukannya tarif batas atas selama Angkutan Lebaran,” jelas Khoiri.

Gapasdap juga mendorong agar selama penerapan tiket satu harga, biaya sandar dan jasa kepelabuhanan kapal di dermaga eksekutif/express diberlakukan setara dengan dermaga reguler, guna menjaga kesetaraan perlakuan biaya antar operator.

Dari sisi pengaturan operasional, Gapasdap mengusulkan agar Pelabuhan Merak dan Bakauheni difungsikan sebagai pelabuhan penyeberangan utama selama Angkutan Lebaran, mengingat kesiapan infrastruktur dan keberadaan 7 pasang dermaga yang kompatibel dengan kapal Ro-Ro; Pelabuhan BBJ dan Ciwandan difungsikan sebagai pelabuhan penunjang untuk pemerataan arus kendaraan dan pencegahan kemacetan.

Sebagai penguatan manajemen lalu lintas penyeberangan, Gapasdap juga mengusulkan pembentukan Tim Pengaturan Kendaraan Barang di lapangan yang diberi kewenangan pengambilan keputusan cepat berdasarkan kondisi kepadatan pelabuhan secara real time, agar arus logistik tetap terkendali tanpa mengganggu pemudik.

“Dengan sinergi kebijakan, dukungan anggaran yang adil, dan pengaturan operasional yang tepat, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat, tanpa mengorbankan keberlanjutan industri penyeberangan,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Kasus Samin Tan, Kantor...
Kasus Samin Tan, Kantor Pelabuhan Palangkaraya dan Banjarmasin Digeledah Kejagung
Tinjau Arus Balik Lebaran...
Tinjau Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat sampai Tujuan
Sahroni: Kinerja Korlantas...
Sahroni: Kinerja Korlantas Polri dalam Tangani Arus Mudik 2026 Keren, Meski Ada Catatan
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Infografis
Ini Usulan Harga Tiket...
Ini Usulan Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved