Prabowo: Kita Tidak akan Ikut Pakta Militer Mana pun

Senin, 02 Februari 2026 - 12:50 WIB
Prabowo juga menyampaikan filosofi kebijakan luar negeri yang ia pegang, yakni memiliki seribu kawan masih terlalu sedikit, sementara satu lawan sudah terlalu banyak. Ia menyadari sepenuhnya konsekuensi dari sikap nonblok yang dipilih Indonesia.

"Itu garis kita. Tapi kita mengerti semua, ya, kita mengerti semua. Kalau kita sungguh-sungguh mau nonblok, kalau kita sungguh-sungguh mau tidak terlibat dalam pakta, kalau kita sungguh-sungguh mau bersahabat sama semua, berarti kita sendiri. Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita, Saudara-saudara. Percaya sama saya, nobody is going to help us," kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo menegaskan pentingnya Indonesia menjadi negara yang kuat dan mandiri. Ia mengingatkan pesan para pendiri bangsa agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri.

"Karena itu dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri dan Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman, mengajarkan kepada kita, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung kondisi dunia dan dinamika geopolitik global saat ini. Ia menilai realitas internasional menunjukkan bahwa negara kuat cenderung bertindak sesuai kehendaknya, sementara negara lemah harus menanggung dampaknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!