Penyebab Kepala Daerah Korupsi: Hukuman Tidak Menjerakan dan Mahalnya Biaya Politik

Kamis, 22 Januari 2026 - 06:06 WIB
"Tapi, tidak hanya soal partai, publik juga tanggung jawab. Sepanjang publik masih suka yang namanya serangan fajar, sepanjang itu pula KPK tidak akan berhenti menangkap koruptor kepala daerah."

Diketahui, pada pekan ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua wilayah yakni Kota Madiun, Jawa Timur dan Pati, Jawa Tengah. Dalam OTT tersebut, Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo ikut terjaring. Maidi dan Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Perkara korupsi yang menyeret Maidi berkaitan dengan dugaan pemerasan dengan modus fee proyek hingga dana Corporate Social Responsibility (CSR). Selain pemerasan, KPK juga turut mendapati fakta bahwa Maidi pernah menerima gratifikasi saat dirinya menjadi Wali Kota Madiun pada periode 2019-2022. Maidi ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya.

Sementara, Sudewo ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya. Perkara korupsi Sudewo berkaitan dengan pemerasan untuk mengisi jabatan di lingkungan pemerintah desa atau perangkat desa.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!