Kecam Keras Intervensi AS ke Venezuela, Megawati: Wujud Neokolonialisme dan Imperalisme Modern
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:14 WIB
Dalam pidatonya, Megawati menilai tindakan agresi sepihak tersebut sangat mencederai semangat perdamaian dunia yang tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperalisme modern yang mengingkari piagam PBB dan prinsip dasar hubungan antarbangsa," katanya.
Presiden Ke-5 RI itu juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam melawan segala bentuk penjajahan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.
"Jadi pada kesempatan tersebut Ibu ketua umum juga mengingatkan bagaimana Indonesia pada tahun 1955 telah menjadi pelopor suatu gerakan dekolonialisasi yang pertama melalui KAA di Bandung," ujar Hasto.
"Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperalisme modern yang mengingkari piagam PBB dan prinsip dasar hubungan antarbangsa," katanya.
Presiden Ke-5 RI itu juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam melawan segala bentuk penjajahan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.
"Jadi pada kesempatan tersebut Ibu ketua umum juga mengingatkan bagaimana Indonesia pada tahun 1955 telah menjadi pelopor suatu gerakan dekolonialisasi yang pertama melalui KAA di Bandung," ujar Hasto.
(jon)
Lihat Juga :