Wagub Babel Hellyana Diperiksa 10 Jam di Bareskrim, Cerita Kehidupan Kuliah
Rabu, 07 Januari 2026 - 21:57 WIB
"Di Azzahra itu hampir 2 tahun. Nah, jadi di Azzahra kita mengikuti kelas eksekutif, kelas Sabtu-Minggu. Jadi karena waktu itu saya anggota DPRD Kabupaten Belitung, tapi suami waktu itu di PN (Pengadilan Negeri) Jakarta Pusat. Jadi Sabtu-Minggu saya biasanya berada di Jakarta. Nah waktu itulah saya kuliah dan menamatkan di Azzahra," sambung dia.
Hellyana juga mengungkap dirinya menulis skripsi sebagai syarat kelulusan, yakni mengenai Hukum Pemerintahan Daerah. Topik itu diambilnya lantaran dirinya merupakan anggota DPRD saat tengah menempuh pendidikan S-1.
"Sebagian besar pertanyaan itu hanya berkaitan dengan proses beliau kuliah di Azzahra. Kemudian kedua terkait dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan beliau, contohnya Dekan, Rektor, dan lain-lain. Hanya seputaran itu," jelas Zainul.
Dalam kesempatan yang sama, Zainul juga menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki ijazah palsu. Ia juga mengatakan telah menyerahkan dokumen pendidikan kliennya selama berkuliah di Universitas Azzahra kepada penyidik. "Jadi memang tidak ada kepalsuan dan sudah kita tunjukkan semua bukti-bukti surat itu," tandas Zainul.
Hellyana juga mengungkap dirinya menulis skripsi sebagai syarat kelulusan, yakni mengenai Hukum Pemerintahan Daerah. Topik itu diambilnya lantaran dirinya merupakan anggota DPRD saat tengah menempuh pendidikan S-1.
Dicecar 25 Pertanyaan
Kuasa Hukum Hellyana, Zainul Arifin mengungkapkan kliennya dicecar sebanyak 25 pertanyaan selama pemeriksaan 10 jam itu. Pertanyaan yang diberikan penyidik berkaitan dengan proses Hellyana kuliah di Universitas Azzahra."Sebagian besar pertanyaan itu hanya berkaitan dengan proses beliau kuliah di Azzahra. Kemudian kedua terkait dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan beliau, contohnya Dekan, Rektor, dan lain-lain. Hanya seputaran itu," jelas Zainul.
Dalam kesempatan yang sama, Zainul juga menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki ijazah palsu. Ia juga mengatakan telah menyerahkan dokumen pendidikan kliennya selama berkuliah di Universitas Azzahra kepada penyidik. "Jadi memang tidak ada kepalsuan dan sudah kita tunjukkan semua bukti-bukti surat itu," tandas Zainul.
(zik)
Lihat Juga :