Dirjen di Kemendikbudristek Ungkap Alasan Pengadaan Chromebook Distop di 2019: Tak Bisa Dipakai di Daerah 3T
Selasa, 06 Januari 2026 - 16:15 WIB
Jaksa menanyakan jumlah pengadaan laptop tersebut. "Itu untuk 500 satuan pendidikan, sekolah. Jadi setiap sekolah mendapat 2 laptop Windows dan 2 laptop Chromebook," ucapnya.
Dia menuturkan pengadaan Chromebook yang kedua dilakukan pada Oktober 2019. Namun, pengadaan itu distop setelah dilakukan evaluasi.
"Kemudian di bulan Oktober ada penambahan anggaran ABT, harus menambah sasaran, ada 1.300 sasaran. Kami melakukan evaluasi dengan menghentikan Chromebook di pengadaan Oktober 2019," ujar Gogot.
Ada 4 alasan pengadaan Chromebook dihentikan. Pertama yakni laptop Chromebook tak bisa digunakan di Daerah 3T karena ketidakstabilan koneksi internet yang mengakibatkan Chromebook tak bisa berfungsi maksimal.
"Kenapa stop Chromebook pada saat itu? Alasannya kenapa distop?" tanya Jaksa.
"Kita melakukan survei, kita minta sekolah-sekolah yang menerima Chromebook sebelumnya untuk memberikan respons. Kita kirim dari 500 sekolah penerima, 90 yang merespons, ada 4 yang bisa kita simpulkan," ujarnya.
Dia menuturkan pengadaan Chromebook yang kedua dilakukan pada Oktober 2019. Namun, pengadaan itu distop setelah dilakukan evaluasi.
"Kemudian di bulan Oktober ada penambahan anggaran ABT, harus menambah sasaran, ada 1.300 sasaran. Kami melakukan evaluasi dengan menghentikan Chromebook di pengadaan Oktober 2019," ujar Gogot.
Ada 4 alasan pengadaan Chromebook dihentikan. Pertama yakni laptop Chromebook tak bisa digunakan di Daerah 3T karena ketidakstabilan koneksi internet yang mengakibatkan Chromebook tak bisa berfungsi maksimal.
"Kenapa stop Chromebook pada saat itu? Alasannya kenapa distop?" tanya Jaksa.
"Kita melakukan survei, kita minta sekolah-sekolah yang menerima Chromebook sebelumnya untuk memberikan respons. Kita kirim dari 500 sekolah penerima, 90 yang merespons, ada 4 yang bisa kita simpulkan," ujarnya.
Lihat Juga :