Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Senin, 22 Desember 2025 - 19:56 WIB
Keberagaman pangan lokal Indonesia yang kaya nutrisi dan sarat nilai budaya kian tergerus perubahan gaya hidup masyarakat. Foto: Ist
JAKARTA - Keberagaman pangan lokal Indonesia yang kaya nutrisi dan sarat nilai budaya kian tergerus perubahan gaya hidup masyarakat. Produk olahan, makanan instan, hingga bahan pangan impor perlahan menggantikan bahan pangan lokal yang selama ini menjadi bagian dari keseharian masyarakat nusantara.
Hilangnya kedekatan masyarakat dengan pangan lokal dinilai tidak hanya mengurangi keragaman konsumsi, tetapi juga berpotensi melemahkan pola makan berimbang serta mengikis pengetahuan tradisional yang telah diwariskan lintas generasi. Padahal, pangan lokal menyimpan nilai sosial, ekonomi, dan budaya yang membentuk identitas masyarakat Indonesia.
Baca juga: Diversifikasi Pangan Lokal Solusi Pengentasan Stunting
Research Director Center for Study Indonesian Food Anthropology (CS-IFA) Repa Kustipia mengatakan, pangan lokal tidak dapat dilepaskan dari perjalanan sejarah panjang masyarakat nusantara.
Hilangnya kedekatan masyarakat dengan pangan lokal dinilai tidak hanya mengurangi keragaman konsumsi, tetapi juga berpotensi melemahkan pola makan berimbang serta mengikis pengetahuan tradisional yang telah diwariskan lintas generasi. Padahal, pangan lokal menyimpan nilai sosial, ekonomi, dan budaya yang membentuk identitas masyarakat Indonesia.
Baca juga: Diversifikasi Pangan Lokal Solusi Pengentasan Stunting
Research Director Center for Study Indonesian Food Anthropology (CS-IFA) Repa Kustipia mengatakan, pangan lokal tidak dapat dilepaskan dari perjalanan sejarah panjang masyarakat nusantara.
Lihat Juga :