Kemenag Luncurkan PMB PTKIN, 36 Kampus Siap Terima Mahasiswa
Senin, 22 Desember 2025 - 20:03 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 di Jakarta, Senin (22/12/2025). Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 di Jakarta, Senin (22/12/2025). PMB PTKIN diluncurkan secara simbolis oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Pada tahun ini, PMB PTKIN mengusung tema besar Pendidikan Islam Ramah Difabel yang menegaskan komitmen Perguran Tinggi di bawah Kemenag untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: 9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar Lengkap 11 PTKN yang Beralih Status
Menag mengatakan, PTKIN harus berlomba menjadi institusi yang inlusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Hal itu sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai agama dalam bentuk akses pendidikan.
"Tahun 2026 ini, kita mempertegas bahwa tidak boleh ada calon mahasiswa yang terhambat mimpinya karena keterbatasan fisik, semangat inklusivitas ini adalah manifestasi dari nilai-nilai Islam yang memanusiakan manusia," kata Nasaruddin Umar.
Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno menuturkan, PMB PTKIN tahun ini merupakan buah dari transformasi sistem SPAN dan UM-PTKIN yang dirancang sedemikian rupa guna mengakomodasi kebutuhan calon mahasiswa kebutuhan khusus sejak tahap awal pendaftaran.
"Kami melakukan trasformasi melalui pengenalan sistem pemetaan disabilitas dan sistem rekomendasi peminatan, tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan sekema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan optimal," tutur Suyitno.
Pada tahun ini, PMB PTKIN mengusung tema besar Pendidikan Islam Ramah Difabel yang menegaskan komitmen Perguran Tinggi di bawah Kemenag untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: 9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar Lengkap 11 PTKN yang Beralih Status
Menag mengatakan, PTKIN harus berlomba menjadi institusi yang inlusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Hal itu sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai agama dalam bentuk akses pendidikan.
"Tahun 2026 ini, kita mempertegas bahwa tidak boleh ada calon mahasiswa yang terhambat mimpinya karena keterbatasan fisik, semangat inklusivitas ini adalah manifestasi dari nilai-nilai Islam yang memanusiakan manusia," kata Nasaruddin Umar.
Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno menuturkan, PMB PTKIN tahun ini merupakan buah dari transformasi sistem SPAN dan UM-PTKIN yang dirancang sedemikian rupa guna mengakomodasi kebutuhan calon mahasiswa kebutuhan khusus sejak tahap awal pendaftaran.
"Kami melakukan trasformasi melalui pengenalan sistem pemetaan disabilitas dan sistem rekomendasi peminatan, tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan sekema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan optimal," tutur Suyitno.
Lihat Juga :