Budaya Tempe Ditargetkan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2026
Senin, 22 Desember 2025 - 06:09 WIB
Selain aspek budaya, pengakuan UNESCO juga diharapkan memperkuat posisi tempe di tingkat global sebagai pangan sehat. Tempe dikenal memiliki kandungan protein nabati berkualitas tinggi, ramah lingkungan, serta relevan dengan tren global menuju pola konsumsi yang lebih berkelanjutan. Penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia akan memperluas pengenalan tempe sebagai superfood dari Indonesia sekaligus meningkatkan citra bangsa di mata dunia.
Melalui pengakuan internasional tersebut, lanjut Fadli, berharap dapat mendorong pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan Budaya Tempe secara berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan peran komunitas pembuat tempe, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan keberlanjutan praktik budaya tempe di masa depan. Baca juga: Elvy Sukaesih hingga Pieter F Gontha Raih Penghargaan Satya Budaya Narendra
Festival Budaya Tempe menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan publik dalam proses tersebut. Dengan menggabungkan aktivitas budaya, edukasi, dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan kolektif agar Budaya Tempe tidak hanya lestari di negeri sendiri, tetapi juga memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan budaya Indonesia yang bernilai universal.
Melalui pengakuan internasional tersebut, lanjut Fadli, berharap dapat mendorong pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan Budaya Tempe secara berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan peran komunitas pembuat tempe, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan keberlanjutan praktik budaya tempe di masa depan. Baca juga: Elvy Sukaesih hingga Pieter F Gontha Raih Penghargaan Satya Budaya Narendra
Festival Budaya Tempe menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan publik dalam proses tersebut. Dengan menggabungkan aktivitas budaya, edukasi, dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan kolektif agar Budaya Tempe tidak hanya lestari di negeri sendiri, tetapi juga memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan budaya Indonesia yang bernilai universal.
(poe)
Lihat Juga :