Buku Sejarah Indonesia 2025 Diluncurkan, Fadli Zon: Dari Prasejarah hingga Reformasi
Selasa, 16 Desember 2025 - 07:53 WIB
Periode kedatangan bangsa Barat dibahas dalam Jilid 4 yang membahas tentang Interaksi Awal dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi, yang merekam dinamika pertemuan, persaingan, dan kerja sama antara kekuatan Eropa dan entitas politik lokal.
Baca juga: KSAD Pimpin Sertijab 6 Jenderal TNI, Ada Pangdam hingga Danseskoad
Selanjutnya, Jilid 5 tentang Masyarakat Indonesia dan Terbentuknya Negara Kolonial, yang menggambarkan perubahan struktur sosial, politik, dan ekonomi yang terjadi dalam proses kolonialisasi.
Kesadaran kebangsaan dan perjuangan menuju kemerdekaan menjadi fokus Jilid 6 yakni tentang Pergerakan Kebangsaan, sementara Jilid 7 mencatatkan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945-1950), yang mengkaji dinamika pascaproklamasi hingga terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Masa awal kemerdekaan dibahas dalam Jilid 8 tentang Konsolidasi Negara Bangsa: Konflik, Integrasi, dan Kepemimpinan Internasional (1950-1965), yang menyoroti upaya konsolidasi negara, konflik internal, serta peran Indonesia di panggung global.
Periode Orde Baru diulas dalam Jilid 9 yang menuliskan Pembangunan dan Stabilitas Nasional Era Orde Baru (1967-1998), sementara dinamika Reformasi hingga era kontemporer disajikan dalam Jilid 10 tentang Reformasi dan Konsolidasi Demokrasi (1998-2024).
Seluruh jilid buku ini disunting oleh para sejarawan senior dari berbagai perguruan tinggi, mulai dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Diponegoro, hingga Universitas Islam Internasional Indonesia dan Masyarakat Sejarawan Indonesia. Keberagaman latar belakang editor dan penulis mencerminkan upaya menghadirkan perspektif yang inklusif dan kaya secara akademik.
Baca juga: KSAD Pimpin Sertijab 6 Jenderal TNI, Ada Pangdam hingga Danseskoad
Selanjutnya, Jilid 5 tentang Masyarakat Indonesia dan Terbentuknya Negara Kolonial, yang menggambarkan perubahan struktur sosial, politik, dan ekonomi yang terjadi dalam proses kolonialisasi.
Kesadaran kebangsaan dan perjuangan menuju kemerdekaan menjadi fokus Jilid 6 yakni tentang Pergerakan Kebangsaan, sementara Jilid 7 mencatatkan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945-1950), yang mengkaji dinamika pascaproklamasi hingga terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Masa awal kemerdekaan dibahas dalam Jilid 8 tentang Konsolidasi Negara Bangsa: Konflik, Integrasi, dan Kepemimpinan Internasional (1950-1965), yang menyoroti upaya konsolidasi negara, konflik internal, serta peran Indonesia di panggung global.
Periode Orde Baru diulas dalam Jilid 9 yang menuliskan Pembangunan dan Stabilitas Nasional Era Orde Baru (1967-1998), sementara dinamika Reformasi hingga era kontemporer disajikan dalam Jilid 10 tentang Reformasi dan Konsolidasi Demokrasi (1998-2024).
Seluruh jilid buku ini disunting oleh para sejarawan senior dari berbagai perguruan tinggi, mulai dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Diponegoro, hingga Universitas Islam Internasional Indonesia dan Masyarakat Sejarawan Indonesia. Keberagaman latar belakang editor dan penulis mencerminkan upaya menghadirkan perspektif yang inklusif dan kaya secara akademik.
Lihat Juga :