Lembaga dan Badan Otonom PBNU Serukan Kepatuhan pada AD/ART di Tengah Dinamika Internal

Selasa, 09 Desember 2025 - 21:42 WIB
Forum itu juga menyatakan untuk tetap fokus bekerja secara profesional dalam menjalankan program lembaga dan banom masing-masing. Selain itu, mereka mengajak seluruh warga NU untuk berdoa agar organisasi terhindar dari fitnah dan perpecahan.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh 19 lembaga dan banom, antara lain Lembaga Pendidikan Ma’arif, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU), Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU), LAKPESDAM, LPBH, LESBUMI, LAZISNU, serta sejumlah badan otonom seperti IPNU, JATMAN, JQH NU, ISNU, Sarbumusi, Pagar Nusa, dan Serikat Nelayan NU.

Dikonfirmasi terpisah, Presiden Sarbumusi Irham Ali Saifuddin membenarkan rilis tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menghadiri pleno yang digelar hari ini.

"Tidak. Saya dan beberapa pimpinan badan otonom hari ini ziarah ke Hadratusyeikh Hasyim Asy’ari dan para pendiri NU. Kami akan berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk keutuhan jam'iyyah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih jauh dari pihak Syuriyah PBNU terkait agenda pleno maupun respons terhadap pernyataan forum lembaga dan banom tersebut. Namun, seruan agar menghindari dualisme dan mengedepankan musyawarah dinilai sebagai sinyal kuat bahwa ketegangan internal membutuhkan ruang dialog yang lebih luas agar tidak meluas menjadi perpecahan struktural di tubuh organisasi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!