Pemerintah dan Kebijakan Guru

Selasa, 25 November 2025 - 14:41 WIB
Kelima yaitu indikator dukungan kesejahteraan dan status sosial bagi guru. Apa yang dilakukan negara-negara tersebut? Ada tiga ciri yaitu gaji awal kompetitif dibandingkan dengan profesi lain; adanya jaminan pensiun, kesehatan, dan perlindungan kerja kuat; dan guru memiliki status sosial yang tinggi.

Secara sederhana, negara-negara maju tersebut menempatkan guru sebagai profesi prestisius dan strategis, dengan investasi tinggi pada kompetensi, kesejahteraan, dan kesempatan berkembang.

Kebijakan Guru di Negara Berkembang

Negara berkembang umumnya menghadapi realitas kebijakan yang lebih kompleks. Ini karena keterbatasan sumber daya, kondisi geografis, dan tantangan sosial. Pertama, tantangan distribusi dan ketersediaan guru. Ini ditunjukkan oleh kekurangan guru berkualitas, terutama di daerah terpencil, ketidakseimbangan jumlah guru antar daerah, dan mismatch antara jenis guru yang tersedia dan kebutuhan sekolah. Kedua, mutu pendidikan guru yang beragam. Ini ditunjukkan oleh fakta bahwa kualitas lembaga penghasil guru tidak merata, standar penerimaan calon guru relatif longgar, dan pendidikan profesi yang relative pendek atau terbatas.

Ketiga, pengembangan kompetensi lebih bersifat programatik. Bukti hal ini adalah pelatihan bersifat proyek dan periodic, pelatihan belum sepenuhnya berbasis kebutuhan sekolah, dan ada ketergantungan pada program pemerintah pusat. Keempat, kesejahteraan belum stabil. Ini dapat dilihat secara kasat mata yaitu gaji dasar rendah, banyak bergantung pada tunjangan, guru honorer/kontrak masih dominan, dan adanya tekanan administratif sering lebih berat dari akademik.

Kelima, tantangan budaya dan sosial. Faktanya yaitu apresiasi masyarakat terhadap profesi guru belum merata, dan ekolah sering menjadi institusi terakhir yang mendapatkan perhatian keluarga

Negara berkembang masih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar: jumlah guru, pemerataan, pelatihan dasar, dan peningkatan kesejahteraan awal.

Guru Hebat, Indonesia Hebat

Hari Guru Nasional 25 November 2025 mengusung tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat". Tema ini mencerminkan pentingnya peran guru sebagai motor penggerak transformasi pendidikan. Selain itu, terdapat logo yang menggambarkan hubungan harmonis dan kolaboratif antara guru dan murid dalam proses pendidikan yang berlandaskan kasih sayang serta semangat belajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!