Dorong Kajian Ontologi Pendidikan, Menag: Menentukan Arah Masa Depan Pesantren

Sabtu, 22 November 2025 - 16:21 WIB
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Rosihon Anwar, menambahkan kampus terus menguatkan ekosistem pesantren melalui berbagai program, termasuk Ma’had Al-Jamiah.

"Saya berharap halaqah menjadi ruang konsolidasi nasional untuk menenun masa depan pesantren sekaligus menjaga ketahanan tradisi keilmuan di tengah dinamika zaman," ujarnya.

Baca juga: Darunnajah di Pleno 'Ketahanan Pangan': Pesantren Sebagai Aktor Ekonomi Produktif

Selain membuka halaqah, Nasaruddin juga meluncurkan Sentra Analisis dan Riset Pesantren Indonesia (Santi) sebagai pusat kajian strategis untuk memperkuat riset dan pemikiran seputar pendidikan pesantren.

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim menambahkan halaqah ini menjadi ruang terbuka bagi para kiai, ajengan, pengelola pesantren, alumni pesantren, akademisi, dan pemerintah untuk menyampaikan pandangan dan masukan berharga.

“Halaqah ini memberikan ruang bagi kita semua untuk memberikan masukan-masukan yang berharga bagi kemajuan pesantren. Sehingga menghadirkan gagasan yang lebih konkret dan inovatif tentang bagaimana membentuk arah penguatan pesantren,” ujarnya.

Hadir dalam halaqah ini tokoh-tokoh nasional, salah satunya mantan Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj yang menegaskan penguatan pesantren tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi harus berdiri di atas bangunan epistemologi yang kokoh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!