Kemenhut Jajaki Kerja Sama Restorasi dan Rehabilitasi Hutan dengan Swasta Internasional

Jum'at, 21 November 2025 - 16:26 WIB
Direktur Rehabilitasi Mangrove Kemenhut Ristianto Pribadi bersama Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri, Krisdianto bertemu dengan Tao Liu dari Private Sector yang berkantor di Dubai dan Beijing di Belem, Rabu (19/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
BELEM - Direktur Rehabilitasi Mangrove Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi bersama Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri, Krisdianto mengadakan pertemuan dengan Tao Liu dari Private Sector yang berkantor di Dubai dan Beijing, Rabu (19/11/2025). Pertemuan di sela-sela COP30 UNFCCC ini membahas peluang kerja sama dalam mendukung program restorasi dan rehabilitasi hutan di Indonesia.

Salah satu perusahaan berbasis di China (SWF), menyampaikan minatnya yang kuat untuk berinvestasi dalam program rehabilitasi dan restorasi hutan dan lahan di Indonesia. "Perusahaan tersebut memiliki pengalaman dalam proyek-proyek restorasi di berbagai negara, termasuk Uzbekistan, Uganda, Mauritania, dan Uni Emirat Arab, yaitu melakukan penanaman di gurun," kata Krisdianto. Baca juga: Seimbangkan Konservasi Ekologi, RI Dorong Transformasi Bisnis Kehutanan Regeneratif



Kementerian Kehutanan menyambut baik ketertarikan sektor swasta tersebut dan menawarkan peluang kerja sama melalui program rehabilitasi mangrove yang menjadi salah satu prioritas nasional. Kedua pihak sepakat untuk memulai penjajakan kolaborasi ini melalui pengembangan pilot project sebagai tahap awal.

Kementerian Kehutanan berharap keterlibatan sektor swasta dapat memperkuat upaya restorasi hutan Indonesia serta mendorong kontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!