Operasi Zebra 2025 Utamakan Keselamatan Warga, Analis Puji Kakorlantas Polri
Minggu, 16 November 2025 - 16:22 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan operasi Operasi Zebra 2025 pada 17-30 November 2025 menjadi momentum memperkuat strategi nasional keselamatan lalu lintas. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17-30 November 2025. Kebikana ini menuai apresiasi dan dukungan publik, termasuk dari kalangan pengamat kebijakan publik.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan operasi ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum. Operasi ini juga menjadi momentum memperkuat strategi nasional keselamatan lalu lintas. Khususnya perlindungan terhadap pejalan kaki .
Menurut Agus, pejalan kaki merupakan kelompok pengguna jalan yang paling rentan dan karena itu harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam sistem keselamatan. “Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025). Baca juga: Jalan Kaki ke Sekolah, Gagasan Visioner atau Sensasi?
Pengamat kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung menilai kebijakan Kakorlantas Polri ini menjadi momentum tepat Polri dalam memberikan rasa keamanan, keselamatan, keadilan, dan kemanusiaan bagi pengguna jalan raya dalam berlalu lintas, termasuk pejalan kaki. ”Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami menyambut baik, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan operasi ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum. Operasi ini juga menjadi momentum memperkuat strategi nasional keselamatan lalu lintas. Khususnya perlindungan terhadap pejalan kaki .
Menurut Agus, pejalan kaki merupakan kelompok pengguna jalan yang paling rentan dan karena itu harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam sistem keselamatan. “Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025). Baca juga: Jalan Kaki ke Sekolah, Gagasan Visioner atau Sensasi?
Pengamat kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung menilai kebijakan Kakorlantas Polri ini menjadi momentum tepat Polri dalam memberikan rasa keamanan, keselamatan, keadilan, dan kemanusiaan bagi pengguna jalan raya dalam berlalu lintas, termasuk pejalan kaki. ”Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami menyambut baik, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.
Lihat Juga :