Kemenpan-RB Dorong Ditregident Korlantas Wujudkan Integrasi Menuju Mal Pelayanan Publik Digital

Kamis, 13 November 2025 - 21:42 WIB
Yanuar menyampaikan pentingnya peningkatan inovasi secara berkelanjutan agar pelayanan publik tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya integrasi data dan sistem lintas instansi untuk mewujudkan interoperabilitas dalam pelayanan publik, sehingga sistem antarinstansi dapat saling berbagi data secara aman dan efisien.

Selain itu, ia menegaskan bahwa menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi, karena kepuasan dan kepercayaan masyarakat merupakan indikator utama efektivitas pelayanan publik. Ia menambahkan, meski kepuasan publik terhadap layanan kepolisian meningkat, tantangan terbesar tetap pada menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika sosial dan perkembangan digital.

“Kepuasan publik bisa meningkat, tetapi kepercayaan harus terus dipelihara. Kepercayaan publik adalah modal utama keberhasilan reformasi birokrasi,” tegasnya.

Interoperabilitas dan Mal Pelayanan Publik Digital. Interoperabilitas, menurut Yanuar, merupakan kemampuan berbagai sistem dan aplikasi pemerintah untuk bekerja sama, bertukar data, serta berbagi fungsionalitas secara aman dan otomatis. Konsep ini menjadi fondasi utama dalam membangun Mal Pelayanan Publik Digital, di mana masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah pusat, daerah, BUMN, hingga swasta dalam satu platform daring tanpa harus datang ke kantor fisik.

Transformasi ini menjadi bagian dari strategi nasional reformasi birokrasi digital, yang menuntut kolaborasi seluruh instansi, termasuk Polri, dalam membangun pelayanan publik yang lebih efisien, cepat, dan transparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!