Wapres Sampaikan Lima Rencana Aksi Menuju Kebangkitan Wakaf Produktif

Senin, 14 September 2020 - 17:08 WIB
“Kedua, meningkatkan jumlah wakif dan harta wakaf melalui diversifikasi harta wakaf. Ketiga, meningkatkan kompetensi nazhir termasuk kompetensi dalam bidang bisnis dan usaha serta kompetensi dalam menjalankan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip-prinsip utama dari wakaf, sehingga mampu mengelola secara profesional. Keempat meningkatkan dampak manfaat bagi mauquf alaih. Kelima, memperkuat sinergi antarpengelola Ziswaf,” papar Ma’ruf.(Baca juga: Bertambah 3.141 Kasus Baru, Total 221.523 Orang Positif Covid-19 )

Ma’ruf mengatakan pengembangan dan perluasan dana sosial syariah termasuk zakat dan wakaf menjadi sangat penting, mengingat literasi masyarakat terutama terhadap wakaf masih sangat rendah.

“Terutama dalam survei yang dilakukan oleh Kementerian Agama memiliki tingkat literasi tentang wakaf masih dalam kategori dengan indeks 50,48 dibanding indeks literasi tentang zakat yang sudah masuk dalam kategori sedang 66,78,” katanya.(Baca juga: Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber )

Selain itu, kata dia, sekalipun memiliki potensi besar sebagai instrumen ekonomi syariah, pengelolaan wakaf saat ini peruntukannya masih terfokus seperti penyediaan fasilitas pemakaman masjid ataupun musala.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!