Asuransi Padi, Antisipasi Petani Sinjai Hadapi Kerugian
Senin, 14 September 2020 - 15:28 WIB
“Berdasarkan form pendaftaran, perusahaan asuransi akan melakukan assesment pendaftaran, dan mengkonfirmasi pembayaran premi. Premi swadaya bisa dibayarkan ke rekening asuransi pelaksana. Setelah itu polis aktif dan terbit secara otomatis melalui aplikasi SIAP,” terang Sarwo Edhy.
Bentuan premi sebesar 80% akan dibayarkan jika Dinas Pertanian telah membuat Daftar Peserta Definitif (DPD) AUTP. Setelah ini, baru petani dinyatakan sah menjadi peserta AUTP pada musim tanam yang didaftarkan.
DI Sinjai, puluhan hektare sawah di tiga desa di Kecamatan Sinjai Selatan, gagal panen akibat tidak adanya pasokan air. Padi yang gagal panen terpaksa dijadikan makanan ternak sapi.
Kekeringan jadi sebab utama gagalnya petani memanen hasil dari sawah mereka. Pasokan air terhenti sejak satu bulan terakhir akibat keringnya irigasi. Padahal, bila panennya normal, para petani ini bisa memperoleh 50 karung gabah kering dengan harga jual sekitar Rp20 juta.
Bentuan premi sebesar 80% akan dibayarkan jika Dinas Pertanian telah membuat Daftar Peserta Definitif (DPD) AUTP. Setelah ini, baru petani dinyatakan sah menjadi peserta AUTP pada musim tanam yang didaftarkan.
DI Sinjai, puluhan hektare sawah di tiga desa di Kecamatan Sinjai Selatan, gagal panen akibat tidak adanya pasokan air. Padi yang gagal panen terpaksa dijadikan makanan ternak sapi.
Kekeringan jadi sebab utama gagalnya petani memanen hasil dari sawah mereka. Pasokan air terhenti sejak satu bulan terakhir akibat keringnya irigasi. Padahal, bila panennya normal, para petani ini bisa memperoleh 50 karung gabah kering dengan harga jual sekitar Rp20 juta.
(alf)
Lihat Juga :