Peringati Sumpah Pemuda, Sudirman Said Ajak Generasi Muda Kembalikan Kepemimpinan Moral

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:09 WIB
“Belum pernah ada satu penguasa pun yang berhasil mempersatukan Indonesia kecuali kaum tahun 1928 itu, jong-jong itu. Sumpah Pemuda menciptakan persatuan Indonesia sebelum pemerintah Indonesia mengusahakan persatuan. Itu semua dari dan oleh rakyat, yang pelakunya didominasi orang muda,” ungkap Sudirman.

Menurut dia, karakter kejuangan kawula muda 1928 yakni Jong Java, Jong Sumatra, Jong Celebes, dan sebagainya, masih sangat relevan untuk zaman sekarang. Mereka memiliki empat karakter utama yakni tabah dalam menghadapi tekanan, berjamaah dalam kejujuran dan kompetensi, manunggal dengan rakyat, dan menjaga integritas melalui rekam-jejak kebaikan.

Maka, pandangan progresif mayoritas orang muda itu jika bisa dikonsolidasikan dengan sungguh-sungguh akan menjadi energi untuk memperbaiki bangsa dan mengembalikan kepemimpinan moral.

“Dari jong-jong angkatan 1928 itu pula kita bisa belajar, pemimpin dalam bekerja itu namanya adalah moral. Pemimpin bukan dinilai dari kata-kata manis dan sopan santunnya, karena itu semua punya sifat manipulatif. Pemimpin itu dinilai dari aksi nyata integritas dan komitmen dalam meneguhinya. Juga dari kesanggupannya untuk membenamkan kepentingan pribadi atau kelompoknya,” ujarnya.

Pada gilirannya, kepemimpinan moral akan membangun dan merebut trust publik. Publik akan menjadikannya sebagai standar dan panduan, terutama terkait praktik-praktik berbangsa dan bernegara.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!