BSMI dan Universitas Brawijaya Teken Beasiswa untuk Dokter Palestina
Senin, 27 Oktober 2025 - 15:54 WIB
Rektor Universitas Brawijaya Widodo menuturkan kerja sama ini merupakan bentuk diplomasi kemanusiaan dan solidaritas akademik antara Indonesia dan Palestina.
“UB berkomitmen menjadi bagian dari jejaring global yang mendukung perdamaian dan pembangunan manusia melalui pendidikan. Kami merasa terhormat dapat turut mendidik dokter Palestina agar kelak dapat memperkuat layanan kesehatan di negaranya,” ucapnya.
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh serta dukungan akademik selama masa studi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Reema Balousha akan menempuh pendidikan bahasa Indonesia di UB sebagai bagian dari persiapan program pendidikan dokter spesialis.
Melalui program ini, BSMI terus menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas kemanusiaan internasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Palestina, khususnya sektor kesehatan.
“UB berkomitmen menjadi bagian dari jejaring global yang mendukung perdamaian dan pembangunan manusia melalui pendidikan. Kami merasa terhormat dapat turut mendidik dokter Palestina agar kelak dapat memperkuat layanan kesehatan di negaranya,” ucapnya.
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh serta dukungan akademik selama masa studi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Reema Balousha akan menempuh pendidikan bahasa Indonesia di UB sebagai bagian dari persiapan program pendidikan dokter spesialis.
Melalui program ini, BSMI terus menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas kemanusiaan internasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Palestina, khususnya sektor kesehatan.
(jon)
Lihat Juga :