Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur, Ma'ruf Amin, Nurcholish Madjid hingga Haedar Nashir

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:19 WIB
Karena kecerdasannya, Gus Dur berhasil menyelesaikan pendidikan di Pesantren Tegalrejo hanya dalam waktu dua tahun dari seharusnya empat tahun.

Selanjutnya Gus Dur pada tahun 1959 melanjutkan pendidikan di Pesantren Tambakberas, Jombang. Hingga akhirnya sempat menjadi guru dan kepala sekolah madrasah. Berbekal pendidikan di pesantren, Gus Dur pun mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Baca juga: Profil Ponpes Lirboyo, Pesantren Salafi Terbesar di Indonesia yang Berdiri Lebih dari 1 Abad

Mantan Ketua Umum PBNU ini tercatat pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir pada 1963. Dia melanjutkan ke Universitas Baghdad, Irak. Kemudian Gus Dur melanjutkan pendidikan di Jerman dan Prancis hingga akhirnya pulang ke Indonesia pada 1971.

Sedangkan KH Ma'ruf Amin yang lahir di Desa Kresek, Tangerang, Banten pada 11 Maret 1943 juga mendapatkan pendidikan dan ilmu keagamaan di pesantren.

Ma'ruf Amin muda digembleng pengetahuan agama di Madrasah Ibtidayah Kresek dan pendidikan umum di Sekolah Rakyat Kresek. Setelah lulus dia melanjutkan pendidikan Mts pada 1958 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Kemudian melanjutkan pendidikan Madrasah Aliyah pada 1961 juga di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Selepas itu, Ma'ruf Amin melanjutkan menimba ilmu di pondok pesantren kawasan Banten pada 1963. Kemudian melanjutkan pendidikan Filsafat Islam ke Universitas Ibnu Khaldun, Bogor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!