KPK Temukan Penyalahgunaan Kuota Petugas Haji
Kamis, 02 Oktober 2025 - 13:46 WIB
KPK menemukan dugaan penyalahgunaan kuota petugas haji. Hal itu ditemukan saat tim penyidik memeriksa sejumlah saksi dari asosiasi dan biro perjalanan haji pada Rabu (1/10/2025). Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menemukan dugaan penyalahgunaan kuota petugas haji . Hal itu ditemukan saat tim penyidik memeriksa sejumlah saksi dari asosiasi dan biro perjalanan haji pada Rabu (1/10/2025).
"Dalam pemeriksaan ini, KPK juga menemukan adanya kuota petugas haji yang diduga turut disalahgunakan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).
Diketahui, dalam waktu tersebut KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap tujuh orang saksi, yakni Firman M. Nur selaku Ketua Umum Amphuri, M. Firman Taufik selaku Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Syam Resfisdi selaku Ketua Umum Sapuhi, H. Amaluddin selaku Komisaris PT Ebad Al Rahman Wisata dan Direktur PT Diva Mabruro, serta Lutfhi Abdul Jabbar selaku Sekretaris Jenderal Mutiara Haji.
Baca Juga: Kasus Kuota Haji, KPK Masih Hitung Jumlah Kerugian Negara
"Dalam pemeriksaan ini, KPK juga menemukan adanya kuota petugas haji yang diduga turut disalahgunakan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).
Diketahui, dalam waktu tersebut KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap tujuh orang saksi, yakni Firman M. Nur selaku Ketua Umum Amphuri, M. Firman Taufik selaku Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Syam Resfisdi selaku Ketua Umum Sapuhi, H. Amaluddin selaku Komisaris PT Ebad Al Rahman Wisata dan Direktur PT Diva Mabruro, serta Lutfhi Abdul Jabbar selaku Sekretaris Jenderal Mutiara Haji.
Baca Juga: Kasus Kuota Haji, KPK Masih Hitung Jumlah Kerugian Negara
Lihat Juga :