Kaji China Grey Zone Strategy, Sekjen PKB Sabet Predikat Lulusan S3 Terbaik Unhan
Kamis, 18 September 2025 - 15:00 WIB
Cak Udin mengupas ancaman grey zone di Laut China Selatan (LCS) dengan menggunakan beberapa teori utama. Pertama, teori Asymmetric Warfare yang menjelaskan tentang konflik yang tidak seimbang dan bagaimana pihak dengan sumber daya lebih sedikit dapat menggunakan strategi tertentu untuk menghadapi pihak yang lebih kuat.
Kedua, teori Power dari Joseph Nye yang menyoroti konsep kekuatan lunak (soft power), kekuatan keras (hard power), dan kekuatan cerdas (smart power) dalam hubungan internasional. Ketiga, teori Strategi Pertahanan yang memberikan kerangka kerja dalam merancang langkah-langkah pertahanan efektif.
"Saya juga menggunakan teori Asymmetric Defence Strategy sebagai landasan praktis untuk merumuskan strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi taktik grey zone yang digunakan oleh China," urainya.
Baca juga: M Hasanuddin Wahid Ditunjuk Jadi Sekjen PKB
Dalam disertasinya, Cak Udin memaparkan secara komprehensif tentang grey zone strategy yang dilakukan oleh China di Laut China Selatan. Ia menguraikan bagaimana strategi ini, yang berada di antara konflik terbuka dan damai, menimbulkan berbagai dampak operasional yang signifikan terhadap keamanan dan pertahanan Indonesia.
Kedua, teori Power dari Joseph Nye yang menyoroti konsep kekuatan lunak (soft power), kekuatan keras (hard power), dan kekuatan cerdas (smart power) dalam hubungan internasional. Ketiga, teori Strategi Pertahanan yang memberikan kerangka kerja dalam merancang langkah-langkah pertahanan efektif.
"Saya juga menggunakan teori Asymmetric Defence Strategy sebagai landasan praktis untuk merumuskan strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi taktik grey zone yang digunakan oleh China," urainya.
Baca juga: M Hasanuddin Wahid Ditunjuk Jadi Sekjen PKB
Dalam disertasinya, Cak Udin memaparkan secara komprehensif tentang grey zone strategy yang dilakukan oleh China di Laut China Selatan. Ia menguraikan bagaimana strategi ini, yang berada di antara konflik terbuka dan damai, menimbulkan berbagai dampak operasional yang signifikan terhadap keamanan dan pertahanan Indonesia.
Lihat Juga :