Reformasi Polri Harus Perkuat Sistem dan Bukan Drama Ganti Orang

Sabtu, 13 September 2025 - 10:50 WIB
Ketua Ikatan Mahasiswa Satu Nusa, Adam Souwakil menyatakan reformasi kepolisian harus menjamin kredibilitas lembaga penegak hukum sekaligus stabilitas negara. Foto/Dok.Okezone
JAKARTA - Rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk tim Komite Reformasi Polri memang terdengar progresif dan penuh harapan. Namun, di balik gagasan itu tersimpan potensi persoalan serius jika tidak dirancang dengan cermat.

"Karena reformasi kepolisian bukan sekadar proyek politik jangka pendek, melainkan agenda berkelanjutan yang akan menjamin kredibilitas lembaga penegak hukum sekaligus stabilitas negara," kata Ketua Ikatan Mahasiswa Satu Nusa, Adam Souwakil, Sabtu (13/9/2025).



Baca juga: Bertemu Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Presiden Prabowo Setuju Bentuk Tim Reformasi Kepolisian

Pertama, pembentukan tim reformasi yang berisiko dipahami masyarakat sebagai bentuk ketidakpercayaan Presiden terhadap kepemimpinan Kapolri saat ini. Jika narasi ini dibiarkan tumbuh, maka legitimasi Kapolri bisa terkikis hanya karena desakan opini publik yang seringkali bersifat reaktif dan emosional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!