Soal PAW Ahmad Sahroni, Waketum Nasdem Sebut Ada Prosesnya
Kamis, 04 September 2025 - 09:07 WIB
"Tapi kita sudah mengambil langkah yang menurut saya jauh lebih maju dengan menonaktifkan dan sekaligus untuk menghentikan semua yang terkait dengan hak-hak yang diberikan oleh negara," katanya.
Baca Juga: Nasdem Minta Gaji hingga Tunjangan Sahroni dan Nafa Urbach Dihentikan
Sebelumnya, Partai Nasdem kembali mengambil keputusan tegas terhadap kedua kadernya yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Setelah menonaktifkan keduanya dari anggota DPR RI, Fraksi Nasdem menegaskan akan meminta kepada DPR untuk menghentikan gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas yang melekat dari Sahroni dan Nafa Urbach.
Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Viktor Bangtilu Laiskodat mengatakan, keputusan itu diambil dalam menindaklanjuti Surat DPP Partai Nasdem Nomor 168-SE/DPP-NasDem/VIII yang menonaktifkan kedua anggota tersebut terhitung sejak 1 September 2025.
"Fraksi Partai Nasdem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai," tegas Viktor dalam keterangan resminya, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Nasdem Minta Gaji hingga Tunjangan Sahroni dan Nafa Urbach Dihentikan
Sebelumnya, Partai Nasdem kembali mengambil keputusan tegas terhadap kedua kadernya yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Setelah menonaktifkan keduanya dari anggota DPR RI, Fraksi Nasdem menegaskan akan meminta kepada DPR untuk menghentikan gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas yang melekat dari Sahroni dan Nafa Urbach.
Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Viktor Bangtilu Laiskodat mengatakan, keputusan itu diambil dalam menindaklanjuti Surat DPP Partai Nasdem Nomor 168-SE/DPP-NasDem/VIII yang menonaktifkan kedua anggota tersebut terhitung sejak 1 September 2025.
"Fraksi Partai Nasdem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai," tegas Viktor dalam keterangan resminya, Selasa (2/9/2025).
(zik)
Lihat Juga :