Ferry Irwandi Ungkap Pemicu Aksi Demo Ricuh: Tindakan Aparat dan Perilaku Massa
Selasa, 02 September 2025 - 22:25 WIB
Ferry juga menyinggung peristiwa di Bandung ketika gas air mata ditembakkan hingga masuk ke dalam kampus. Tindakan itu jelas keliru.
“Apa pun alasannya penembakan gas air mata ke dalam kampus tidak bisa dibenarkan. Kampus adalah ruang akademik, bukan arena perang,” ucapnya.
Di sisi lain, Ferry mengakui adanya perilaku brutal dari sebagian massa yang turut memperkeruh keadaan. Namun, dia membedakan antara kelompok tersebut dengan mahasiswa yang turun ke jalan membawa aspirasi jelas.
“Kita tidak bisa menyamakan semuanya. Ada mahasiswa yang menyampaikan tuntutan dan ada juga massa yang berbuat anarkistis. Itu dua hal berbeda,” ujarnya.
Dia mengingatkan bahwa membaca situasi dengan tepat sangat penting agar langkah pemerintah tidak salah arah. “Kalau masalah dasarnya salah dibaca, maka penyelesaiannya juga akan melenceng. Ini yang harus hati-hati, karena menyangkut kepercayaan publik dan nyawa orang," ungkap Ferry.
“Apa pun alasannya penembakan gas air mata ke dalam kampus tidak bisa dibenarkan. Kampus adalah ruang akademik, bukan arena perang,” ucapnya.
Di sisi lain, Ferry mengakui adanya perilaku brutal dari sebagian massa yang turut memperkeruh keadaan. Namun, dia membedakan antara kelompok tersebut dengan mahasiswa yang turun ke jalan membawa aspirasi jelas.
“Kita tidak bisa menyamakan semuanya. Ada mahasiswa yang menyampaikan tuntutan dan ada juga massa yang berbuat anarkistis. Itu dua hal berbeda,” ujarnya.
Dia mengingatkan bahwa membaca situasi dengan tepat sangat penting agar langkah pemerintah tidak salah arah. “Kalau masalah dasarnya salah dibaca, maka penyelesaiannya juga akan melenceng. Ini yang harus hati-hati, karena menyangkut kepercayaan publik dan nyawa orang," ungkap Ferry.
(jon)
Lihat Juga :