PP Muhammadiyah Imbau Semua Pihak Menahan Diri dan Hentikan Kekerasan
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:24 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi terkini di Tanah Air. PP Muhammadiyah mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghentikan segala bentuk kekerasan.
Ada enam poin pernyataan sikap yang ditandangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada 29 Agustus 2025 itu. Pertama, turut berdukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis (28/8/2025) malam di Jakarta.
"Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya, serta tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan," demikian pernyaaan sikap tersebut.
Baca Juga: 7 Halte Transjakarta Dibakar Massa: Sentral Senen, Senayan, hingga Pramuka
Ada enam poin pernyataan sikap yang ditandangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada 29 Agustus 2025 itu. Pertama, turut berdukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis (28/8/2025) malam di Jakarta.
"Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya, serta tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan," demikian pernyaaan sikap tersebut.
Baca Juga: 7 Halte Transjakarta Dibakar Massa: Sentral Senen, Senayan, hingga Pramuka
Lihat Juga :