Mendorong Pengangkatan Dirjen Imigrasi dari Eksternal Kementerian

Selasa, 19 Agustus 2025 - 19:27 WIB
Saat ini masalah keimigrasian mengalami masalah yang sangat kompleks. Seperti yang pernah diungkapkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyoroti adanya WNA yang masuk Indonesia dengan motif spionase yang berpotensi mengganggu keamanan nasional.

Selain itu, kasus-kasus seperti keterlambatan eksekusi hukum terhadap individu tertentu dan pencabutan paspor yang tidak efektif menunjukkan adanya kelemahan dalam tata kelola keimigrasian.

Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa pengangkatan pejabat dari eksternal kementerian seperti Silmy Karim telah berhasil membawa angin segar melalui transformasi digital, peningkatan efisiensi pelayanan, dan penguatan integritas organisasi. Kepemimpinan Silmy Karim yang berlatar belakang dunia usaha membuktikan bahwa perspektif eksternal dapat menghadirkan inovasi disruptif yang tidak terpaku pada pola kerja konvensional birokrasi.

Sutisna yang juga alumni Magister Universitas Indonesia ini memberikan pemahaman tentang pejabat dari eksternal kementerian cenderung membawa pandangan baru yang tidak terikat pada tradisi birokrasi internal.

Hal ini memungkinkan adanya terobosan dalam transformasi digital, seperti pengembangan aplikasi Dashboard Monitoring (Dasmon) berbasis Big Data yang baru-baru ini diperkenalkan serta peningkatan pelayanan publik yang lebih responsif dan efisien.

“Sosok eksternal memiliki peluang lebih besar untuk bertindak independen, terbebas dari dinamika internal yang kadang menghambat reformasi. Dengan integritas kuat, mereka dapat menjalankan penegakan hukum keimigrasian secara tegas sebagaimana diperlukan untuk menangani isu-isu seperti penyalahgunaan izin tinggal atau pelanggaran WNA,” kata Sutisna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!