Peringatan HUT Ke-80 RI Momentum Penguatan Restorasi Jiwa yang Lebih Baik

Selasa, 05 Agustus 2025 - 15:33 WIB
Dalam konteks sosial, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan secara konstruktif. Apalagi di usia ke 80 tahun tentu menjadi pijakan apakah bangsa Indonesia sudah menjadi kader dunia yang unggul atau belum.

"Di usia 80 tahun, Indonesia memerlukan lebih dari sekadar euforia. Kita perlu menghidupkan kembali semangat gotong royong dan empati sosial, bukan hanya kompetisi dan konten viral," tuturnya.

Bagi dia, simbol-simbol kemerdekaan harus dieksplorasi lebih luas yakni bagaimana bangsa Indonesia menjadi orang-orang yang terdidik dan memiliki kekuatan mental yang baik di semua lingkungan.

"Mendidik generasi muda tentang makna simbolik kemerdekaan, bukan hanya ritualnya. Lalu menumbuhkan literasi jiwa di sekolah, rumah, dan ruang publik agar anak-anak tumbuh bukan hanya cerdas, tapi juga berjiwa sehat," ungkap Syam.

Dengan demikian, akan muncul pertanyaan besar apakah bangsa Indonesia sudah sepenuhnya memiliki jiwa nasionalisme karena mereka merasa bangga dengan identitasnya sebagai bangsa Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!