Keponakan Prabowo Ungkap Prostitusi di IKN untuk Layani Tukang hingga ASN

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:48 WIB
Kebanyakan korban mengetahui telah menjadi korban TPPO. Namun, beberapa di antaranya terpaksa melakukan itu lantaran tidak adanya pekerjaan layak.

Belum lagi, korban yang masuk lingkaran itu juga susah untuk keluar. "Silakan tanya langsung. Kalau ada pekerjaan layak tetap nggak mau bekerja di situ? Memangnya mereka nggak, mereka pasti ada rasa malu. Untuk menyampaikan ke keluarganya. Dan mohon maaf, mereka nggak bisa keluar," ujar Rahayu.

Karena itu, lapangan pekerjaan yang layak merupakan salah satu cara memberantas TPPO. Dia berharap pemerintah berpihak pada korban.

"Jadi jangan semudah itu berpikir bahwa oh nggak ada kaitannya, semuanya berkaitan. Jadi ini memang ada di depan mata, tinggal bagaimana kita mau berpihak, keberpihakkan kita untuk memastikan," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!