Generasi Muda Didorong Ikuti Jejak Emil Salim Konsisten Bela Masa Depan Bumi
Rabu, 30 Juli 2025 - 23:36 WIB
Penghargaan itu diberikan dalam acara Exhibition & Tribute to Prof. Emil Salim, yang menjadi puncak peringatan Dies Natalis ke-9 SIL UI di Jakarta, Rabu (30/7/2025). Foto/Istimewa
JAKARTA - Generasi muda didorong mengikuti jejak Prof. Dr. Emil Salim yang berani berpikir strategis, bersuara untuk kebenaran ilmiah, dan konsisten membela masa depan bumi. Hal itu dikatakan Ketua Panitia Dies Natalis Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) Rudianto Rimbono dalam penganugerahan penghargaan kepada Emil Salim atas dedikasi dan kontribusinya di bidang akademik dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penghargaan itu diberikan dalam acara Exhibition & Tribute to Prof. Emil Salim, yang menjadi puncak peringatan Dies Natalis ke-9 SIL UI di Jakarta, Rabu (30/7/2025). Penghargaan kepada Emil Salim diterima secara simbolis oleh dua anak beliau, Roosdinal Salim dan Amelia Farina Salim yang hadir dalam kesempatan itu.
Ketua Panitia Dies Natalis SIL UI Rudianto Rimbono mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang SIL UI dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kepemimpinan moral dan sains dalam menghadapi krisis lingkungan.
Baca juga: Emil Salim Institute Luncurkan Buku Soroti Fenomena Perubahan Iklim
“Kami berharap acara ini dapat mendorong generasi muda untuk mengikuti jejak Prof. Emil Salim, yang berani berpikir strategis, bersuara untuk kebenaran ilmiah, dan konsisten membela masa depan bumi,” ujarnya.
SIL UI, yang didirikan pada 2016, telah berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang banyak terlibat dalam menjawab persoalan lingkungan melalui riset terapan, kolaborasi dengan industri, dan advokasi berbasis sains. Dalam sembilan tahun terakhir, lembaga ini membangun jejaring strategis lintas sektor untuk mendukung transisi menuju pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Penghargaan itu diberikan dalam acara Exhibition & Tribute to Prof. Emil Salim, yang menjadi puncak peringatan Dies Natalis ke-9 SIL UI di Jakarta, Rabu (30/7/2025). Penghargaan kepada Emil Salim diterima secara simbolis oleh dua anak beliau, Roosdinal Salim dan Amelia Farina Salim yang hadir dalam kesempatan itu.
Ketua Panitia Dies Natalis SIL UI Rudianto Rimbono mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang SIL UI dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kepemimpinan moral dan sains dalam menghadapi krisis lingkungan.
Baca juga: Emil Salim Institute Luncurkan Buku Soroti Fenomena Perubahan Iklim
“Kami berharap acara ini dapat mendorong generasi muda untuk mengikuti jejak Prof. Emil Salim, yang berani berpikir strategis, bersuara untuk kebenaran ilmiah, dan konsisten membela masa depan bumi,” ujarnya.
SIL UI, yang didirikan pada 2016, telah berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang banyak terlibat dalam menjawab persoalan lingkungan melalui riset terapan, kolaborasi dengan industri, dan advokasi berbasis sains. Dalam sembilan tahun terakhir, lembaga ini membangun jejaring strategis lintas sektor untuk mendukung transisi menuju pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Lihat Juga :