Dukung Kualitas Program Cek Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah, Ini Catatan Konstruktif Partai Perindo

Sabtu, 12 Juli 2025 - 06:00 WIB

Libatkan Dokter, Perawat, dan Psikolog

Partai yang dikenal sebagai Partai Kita ini juga meminta agar keterlibatan tenaga profesional seperti dokter, perawat, psikolog, dan ahli gizi, serta tenaga kesehatan diperkuat. Sebab, mengandalkan guru atau relawan tak terlatih akan mengurangi akurasi dan validitas hasil skrining.

Partai Perindo menekankan bahwa dalam setiap pelaksanaan skrining harus dijaga kerahasiaan hasil pemeriksaan dan martabat anak-anak. Pemerintah harus mencegah munculnya stigma atas kondisi kesehatan yang ditemukan di sekolah.

“Setiap anak berhak diperiksa dengan cara yang manusiawi. Jangan sampai pemeriksaan menjadi sumber malu atau tekanan baru bagi siswa,” ucapnya.

Meski program ini digadang-gadang sebagai program nasional, Sri Gusni mengingatkan pemerintah untuk tidak terjebak pada pencapaian angka. Pemeriksaan yang merata dan berkualitas harus menjangkau seluruh pelosok Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“CKG ini adalah salah satu upaya untuk pemerataan layanan kesehatan, jadi harus diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau di wilayah 3T, prioritasnya itu ,” ujar Sri Gusni.

Keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang kuat. Kementerian Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri, keterlibatan aktif Kemendikdasmen, Mensos, Mendagri, Komdigi, pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan tenaga kesehatan perlu dioptimalkan.

Sekolah bukan hanya lokasi pemeriksaan, tetapi juga berperan dalam edukasi, tindak lanjut hasil, dan penguatan upaya promotif-preventif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!