Densus 99 Banser Desak Pengusutan Dugaan Dana Bansos Mengalir ke Terorisme
Jum'at, 11 Juli 2025 - 16:21 WIB
Kepala Densus 99 Satkornas Banser Ahmad Bintang Irianto mendesak aparat penegak hokum mengusut tuntas dugaan dana bansos mengalir ke jaringan terorisme. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) menemukan dugaan penyalahgunaan dana bansos yang dialirkan untuk mendanai aktivitas terorisme . Kepala Detasemen Khusus (Densus) 99 Satkornas Banser Ahmad Bintang Irianto mengatakan, temuan PPATK ini merupakan peringatan keras bahwa jaringan terorisme semakin lihai menyusup ke berbagai sektor.
Bahkan hingga ke program-program yang sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat miskin. “Ini sangat memprihatinkan. dana bansos yang harusnya untuk rakyat kecil justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk mendukung aksi radikal dan teror. Negara tidak boleh lengah,” katanya, Jumat (11/7/2025). Baca juga: Waduh! Penerima Bansos Teridentifikasi Terlibat Terorisme dan Korupsi, Tak Hanya Judi Online
Bintang mendesak aparat penegak hukum bersama PPATK dan lembaga terkait segera mengusut tuntas temuan ini. Ia menekankan pentingnya keterbukaan serta keseriusan dalam menindak aliran dana yang berpotensi membahayakan keamanan negara.
“Jangan sampai kasus ini hanya berhenti di laporan. Harus ada tindakan konkret, penelusuran menyeluruh, dan transparansi. Siapapun pelakunya harus ditindak tegas,” ujarnya.
Bahkan hingga ke program-program yang sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat miskin. “Ini sangat memprihatinkan. dana bansos yang harusnya untuk rakyat kecil justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk mendukung aksi radikal dan teror. Negara tidak boleh lengah,” katanya, Jumat (11/7/2025). Baca juga: Waduh! Penerima Bansos Teridentifikasi Terlibat Terorisme dan Korupsi, Tak Hanya Judi Online
Bintang mendesak aparat penegak hukum bersama PPATK dan lembaga terkait segera mengusut tuntas temuan ini. Ia menekankan pentingnya keterbukaan serta keseriusan dalam menindak aliran dana yang berpotensi membahayakan keamanan negara.
“Jangan sampai kasus ini hanya berhenti di laporan. Harus ada tindakan konkret, penelusuran menyeluruh, dan transparansi. Siapapun pelakunya harus ditindak tegas,” ujarnya.
Lihat Juga :