Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Capai 70 Persen, Fadli Zon: Ditulis Sejarawan Profesional, Bukan Aktivis

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:47 WIB
Untuk masa setelah itu, termasuk era reformasi dan seterusnya akan disusun dalam tahapan selanjutnya. “Yang kita tulis sekarang sampai era Presiden BJ Habibie. Jadi belum masuk ke masa reformasi lebih jauh atau Presiden-presiden setelahnya. Itu nanti akan jadi bagian berikutnya,” ucapnya.

Salah satu pembaruan penting dalam penulisan ini adalah penggunaan istilah sejarah awal untuk menggantikan istilah prasejarah. Para sejarawan dan arkeolog yang terlibat dalam tim telah menyepakati penggunaan istilah tersebut mengingat adanya perbedaan pandangan soal kapan sejarah dimulai.

“Ini memang ada perbedaan pendapat. Prasejarah itu adalah istilah lama yang menganggap sejarah dimulai sejak ada tulisan yakni abad ke-4. Tapi, para penulis kita menganggap sejarah Indonesia itu sudah dimulai sejak 1,8 juta tahun lalu ketika manusia sudah membuat kapak batu, busur, dan alat-alat budaya lainnya. Jadi sudah ada budaya, sudah ada sejarah,” ungkapnya.

Fadli juga merespons kritik bahwa proyek penulisan ulang sejarah nasional terlalu cepat dan idealnya membutuhkan waktu 10 tahun.

Dia menjelaskan proyek ini tidak dimulai dari nol melainkan melanjutkan dan menyempurnakan narasi yang belum lengkap dari penulisan sebelumnya. “Dengan keahlian para sejarawan, waktunya sudah cukup. Jangan cari-cari alasan yang aneh-aneh,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!